Archive | September, 2008

I miss my Home

30 Sep

Something is missing lately, it is about going back home.

Lebaran tahun ini aku habiskan sepenuhnya di Bandung dan Jakarta, bukan ke Aceh ataupun Solo. Yaaah karena satu dan lain hal, kami tidak kesana. Bukan hanya karena harga tiketnya yang melambung dasyhaaat allahuakbar, tapi juga untuk kemaslahatan umat. hehehhehee.. Tapi yang benar-benar aku kangenkan adalah Rumbai, a place where I’ve grown up. A small tiny place which made me who I am. Apalagi tahun ini teman-temanku pulang semua, yaaah mungkin karena udah pada lulus kali yaaa..Atau udah pada kerja? Oooooh tidaaaaaaaaaaaaaaaaaak..

Yang paling menyedihkan dari semua itu adalah, mereka mengadakan REUNI besar-besaran. Biasanya paling 10-15 orang pada ngumpul sambil makan sate di mesjid pas trawehan. Tapi tahun ini saudara-saudara CUKUP 80 orang sajaaa..Tidaaakk..betapa sedihnya saya tidak berada disana..Belum lagi spoiled mereka yang membuat saya iri bukan maiiin..

pengen pulang, traweh di masjid Al-ittihad, makan sate cun, makan lontong da yus, makan bakso pak amin..Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah..

Sekarang yang ada saya berdiam diri di Bandung, bahkan saudara sepupu saya pada ke Solo semua. Yaaah mungkin ada hal yang menarik dari lebaran kali ini yang belum saya sadari..Hehhehehhee..

But I wish I were in Rumbai for sure. I really wish.

Advertisements

Am I an …?

20 Sep

Yaaaanh akhir-akhir ini rutinitas saya tak jauh-jauh dari bermain-main di rumah. Pagi bangun jam 09.00 saja sudah syukur hehehhee kemudian saya dikunjungi oleh berapa kolega yaitu si utikutik dan alpandro. Dan menu hari ini adalah bermain HEDBANZ!! Permainannya sederhana sekali, tetapi mengasyikkan.. Masing-masing orang memiliki satu headband dengan 3 token. Permainan dimulai ketika masing-masing anggota mengambil sebuah kartu yang kemudian diletakkan di headband. Dalam sekali putaran, masing-masing orang hanya boleh menanyakan satu pertanyaan kepada anggota laiinnya. Permainan ini dilangsungkan selama 5 menit untuk setiap periode. Jika sudah berhasil menebak, satu token dikembalikan ke Bank dan ambil kartu berikutnya. Jika dalam 5 menit tidak dapat terjawab sebagai kompensasi kita harus mengambil satu token lagi. Pemenangnya adalah yang memiliki token paling sedikit.

Pertanyaan yang paling sering dilontarkan adalah: Am I alive? Yes. Then “Aduuuuh orang, apa binatang yaaa?”. Jadi lebih baik bertanya dengan: Am I a man? Yes. Mulai berpikir lagi,, Am I a hero? No. Am I a scientist? No. Am I a musician? No. Am I an athelete? No. Am I an Artist? No. Waaawawawwawawawwa mulai panik ga karuaaan. Apalagi kalau yang lain kartunya cuma kota seperti London, Venice, Sydney..Itu sangat amat sangat mudah ditebak. Jadi tipsnya adalah berpikirlah lebih luas dan spesifik serta sedikit memiliki pengetahuan umum,, Hehhehehhe Yaaah kalau kartunya manusia atau binatang atau makanan masih bisa dikira-kira, tapi kalau benda..Ajigile, susahnya..Misalnya UFO, Doorknob, Soap Opera..How could I know that!! hehehhehe jadi kalau udah berkali-kali main, tembak aja langsung.. Am I a doorknob? Am I an email? Hahhahahaha

Do I Really Have An Oldies Face??

17 Sep

Banyak yang bilang muka saya mencerminkan wanita di zaman penjajahan dulu..entah katanya wong ndesolah atau muka tua..whuahuahuahua..tapi apalah daya kalau memang kenyataannya begitu, saya hanya bersyukur karena sudah diberi kelengkapan fisik walaupun masih berharap memiliki badan yang sedikit semampai..hahhahahhaha.. Naaaah waktunya saya unjuk kebolehan : “APAKAH BENAR-BENAR MUKA DESO??” hahhahaha mencuri ide dari kakak teman saya yang akhir-akhir ini sedang marak juga di dunia facebookan..Ayoo kunjungi www.yearbookyourself.com.. Dan lihat seberapa tua muka km!! hahahhahaha.. Akan saya tunjukkan sedikit contoh-contoh yang tak kalah memalukkannnya 🙂

What..whaat..Saya rasa saya sangat cocok menjadi seorang guru memakai kacamata..Hahahhahahhaa.. Berhubung foto ini pas photo jadi sedikit kaku gayanya, mungkin akan lebih baik bila lebih ekspresif..Hahhahahhahaha Hayyyyyooooo, mana yang paling cucooowk men??